Profil

Ilmuwan Penggagas Pembentukan PIAP

Prof. Dr. Jusman Iskandar, M.S.

Beliau merupakan Dosen & Guru Besar serta pernah menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana Universitas Garut (UNIGA) selama hampir 2 dekade. Pendidikan terakhir yang beliau tempuh dalam bidang administrasi publik yakni pada program S3 Ilmu Administrasi Negara Program Pascasarjana UNPAD 1994.

Beliau lahir di Kalianda, Lampung pada tanggal 20 Februari 1949, namun saat ini beliau menetap di Bandung mengelola Yayasan Mitra Pembangunan dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Islam Parongpong yang sejak tahun 2010 telah menyelenggarakan penyantunan dan pendidikan Islam gratis bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin, yatim piatu dan anak terlantar, mulai dari jenjang PAUD yang mencakup Kelompok Bermain (KOBER) dan Taman Kanak-kanak, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah dan SMK Islam Parongpong Program studi Teknik Informatika dan Komputer.

Prof Jusman, demikian sapaan beliau, juga merupakan seorang ilmuwan yang senantiasa berupaya untuk memberikan peran terbaik bagi Bangsa dan Negara dengan terus bersemangat menginisiasi berbagai organisasi profesi maupun organisasi keilmuwan agar menjadi wadah yang dapat mendorong rekan sejawat juga generasi muda didikan beliau yang terdiri dari berbagai latar bidang pekerjaan untuk terus meningkatkan kapasitas serta potensi diri melalui aktivitas organisasi salah satunya melalui organisasi Perkumpulan Ilmu Administrasi Publik (PIAP).

Dr. Hj. Mulyaningsih, M.Si.

Beliau merupakan Dosen tetap Prodi Magister Ilmu Administrasi Negara Program Pascasarjana Universitas Garut (UNIGA). Selain sebagai dosen, beliau yang lahir di Bandung pada tanggal 14 Agustus 1962 juga merupakan pengusaha wanita yang memiliki berbagai bidang usaha dalam naungan CV. Kimfa Mandiri yang beliau dirikan beberapa tahun terakhir ini di kota Bandung.

Diluar kesibukan mengajar, beliau yang menempuh pendidikan terakhir di UNPAS Bandung program S3 Administrasi Kebijakan Publik juga merupakan seorang yang aktif melakukan berbagai penelitian, hingga diundang dalam seminar baik di dalam maupun luar negeri untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. Ketertarikan beliau dalam bidang administrasi kebijakan publik seringkali mendorong beliau untuk pergi ke luar negeri hanya untuk meneliti bagaimana sistem administrasi kebijakan publik di sebuah negara mempengaruhi kehidupan rakyatnya. Sebagai pribadi yang aktif, beliau menjadi salah seorang penggagas terbentuknya organisasi Perkumpulan Ilmu Administrasi Publik (PIAP) untuk mewadahi para ilmuwan agar dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

Bu Dr. Mul, demikian sapaan beliau, tentu berharap melalui organisasi ini dapat terbentuk peranan nyata dari para ilmuwan dalam memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat juga turut memberikan kontribusi bagi pemerintah untuk senantiasa berupaya menerapkan kebijakan administrasi berfokus pada kepentingan publik.

Dr. Dra. Hj. Ipa Hafsiah Yakin, S.E., M.M., M.Si.

Beliau saat ini menjabat sebagai Ketua Unsap Kab. Garut dan tercatat sebagai dosen tetap STIE 11 April, Sumedang. Bu Dr. Ipa, demikian sapaan beliau, lahir di Garut pada tanggal  30 September 1970. Beliau merupakan sosok yang sangat bersemangat dalam bidang pendidikan, hal tersebut dapat terlihat dari perjalanan beliau dalam menempuh pendidikan. Beliau menyelesaikan sebanyak dua kali jenjang S1, yakni di IAIN SGD Bandung dan STIE GWB Bandung. Kemudian beliau juga dua kali menyelesaikan jenjang pendidikan S2, yakni pada program Pascasarjana UNIGA dan STIMA IMI Jakarta, serta menyelesaikan juga dua kali Pendidikan S3 di UPI YAI Jakarta dan UIPM Malaysia.

Perhatian beliau dalam bidang Pendidikan juga terlihat dalam upaya beliau melibatkan perguruan tinggi menjadi mitra Bawaslu Kab. Garut dalam hal pengawasan partisipatif.  Pengawasan Partisipatif adalah upaya meningkatkan angka partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengawal demokrasi ke arah yang lebih baik, harapannya di Kabupaten Garut khususnya pengawasan partisipatif ini akan lebih meningkat agar terciptanya Pemilu yang berintegritas”, demikian penjelasan beliau dalam salah satu webinar yang diselenggarakan oleh Bawaslu. Hal ini menunjukan bahwa beliau sangat menghargai peran orang-orang dengan latar belakang pendidikan yang baik untuk turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan agar dapat terlaksana dengan baik. Oleh karena itu beliau mendukung dan menjadi salah satu penggagas terbentuknya organisasi Perkumpulan Ilmu Administrasi Publik (PIAP) karena beliau menyadari keterlibatan orang-orang yang memiliki ilmu (ilmuwan) akan sangat berperan penting dalam proses pembangunan menjadi lebih baik.

Pak Dr. Soni merupakan ASN Pemkot Banjar. Beliau merupakan putra Banjar, tempat kelahiran beliau, pada 6 Nopember 1975. Beliau menjadi salah satu dari empat ilmuwan penggagas terbentuknya organisasi Perkumpulan Ilmu Administrasi Publik (PIAP).

Beliau menempuh jenjang pendidikan bidang pemerintahan yakni di STPDN Jatinangor, kemudian melanjutkan Pendidikan S1 dan S2 di Universitas Garut serta menyelesaikan S3 UNPAS Bandung. Beliau sangat menyadari bahwa kegiatan di pemerintahan sangat membutuhkan peran serta orang-orang yang memiliki ilmu, dan tentu saja melalui organisasi PIAP diharapkan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai penyelenggaraan pemerintahan agar dapat saling mendukung sehingga tercipta pelayanan administrasi emerintahan yang baik yang mengedepankan kepentingan publik.